Tampilkan postingan dengan label pkkmb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pkkmb. Tampilkan semua postingan
Wamenlu RI Bekali Mahasiswa Baru UMRI dengan Wawasan Tantangan Global

Wamenlu RI Bekali Mahasiswa Baru UMRI dengan Wawasan Tantangan Global

 

Wamenlu RI Bekali Mahasiswa Baru UMRI dengan Wawasan Tantangan Global


Pekanbaru( 17/09/2026 ) Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Muhammad Anis Matta, Lc., memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengenai berbagai tantangan global yang akan dihadapi generasi muda, baik selama menjalani pendidikan tinggi maupun ketika memasuki dunia kerja.

Pembekalan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMRI yang dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Anis Matta mengajak mahasiswa untuk menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan penting dalam mempersiapkan diri agar mampu berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Anis Matta menyampaikan bahwa mahasiswa yang memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari generasi yang akan memimpin Indonesia di masa depan. Oleh karena itu, kesempatan tersebut perlu disyukuri dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Biasanya orang-orang yang masuk perguruan tinggi mempunyai peluang yang sangat besar untuk pada suatu waktu menjadi elite dan pemimpin Indonesia. Jadi, anak-anakku sekarang perlu bersyukur,” ujar Anis Matta.

Ia juga mengingatkan mahasiswa bahwa setelah menyelesaikan pendidikan, mereka akan menghadapi berbagai perubahan dan tantangan dalam kehidupan, salah satunya di bidang ekonomi. Perubahan kondisi ekonomi global dapat memengaruhi ketersediaan lapangan pekerjaan serta kehidupan masyarakat secara luas.

Menurut Anis Matta, berbagai persoalan global seperti ketahanan pangan, energi, inflasi, dan perubahan ekonomi dunia memiliki keterkaitan yang dapat memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, generasi muda perlu memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami serta menghadapi perubahan tersebut.

Selain tantangan ekonomi, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga menjadi salah satu faktor yang akan membawa perubahan besar dalam dunia kerja. Perkembangan teknologi dapat mengubah jenis dan struktur pekerjaan sehingga membutuhkan keterampilan baru yang sesuai dengan perkembangan zaman.

“Teknologi baru sekarang ini akan berkembang terus-menerus, khususnya artificial intelligence, yang akan menyebabkan perubahan pasar kerja,” jelasnya.

Untuk menghadapi perubahan tersebut, Anis Matta mendorong mahasiswa agar membangun kebiasaan belajar secara berkelanjutan. Menurutnya, proses belajar tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai sumber pengetahuan dan teknologi yang tersedia.

“Saya akan katakan satu hal, Anda, semua yang Anda pelajari di kelas juga bisa didapatkan melalui AI atau pengetahuan yang lain,” katanya.



Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memiliki wawasan yang luas mengenai perkembangan politik dan konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia. Menurutnya, dinamika geopolitik global dapat memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang ekonomi dan sosial.

Sementara itu, Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, MA., menyampaikan bahwa kehadiran Anis Matta dalam kegiatan PKKMB diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada mahasiswa baru mengenai berbagai persoalan global.

Menurut Saidul Amin, pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga perlu membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan luas, karakter yang baik, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi berbagai perubahan di masa depan.

“Mahasiswa kita perlu memiliki wawasan yang luas dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan. Masa kuliah adalah kesempatan untuk memberikan kemampuan terbaik dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan yang sesungguhnya,” ujar Saidul Amin.

Melalui kegiatan pembekalan tersebut, mahasiswa baru UMRI diharapkan dapat memanfaatkan masa perkuliahan secara optimal untuk meningkatkan kompetensi akademik, membangun karakter, mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

Selain itu, mahasiswa diharapkan memiliki semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri sehingga mampu menghadapi berbagai perubahan serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.(Walida)



Menteri Pertanian Amran Sulaiman Hadiri PKKMB UMRI, Tekankan Kejujuran, Kerja Keras, dan Konsistensi sebagai Kunci Kesuksesan

Menteri Pertanian Amran Sulaiman Hadiri PKKMB UMRI, Tekankan Kejujuran, Kerja Keras, dan Konsistensi sebagai Kunci Kesuksesan

 Menteri Pertanian Amran Sulaiman Hadiri PKKMB UMRI, Tekankan Kejujuran, Kerja Keras, dan Konsistensi sebagai Kunci Kesuksesan


PEKANBARU (17/9/2026)– Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., hadir dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di [lokasi kegiatan] tersebut diikuti oleh 3.738 mahasiswa baru UMRI dari berbagai program studi.

Kehadiran Menteri Pertanian menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memperoleh wawasan sekaligus motivasi tentang kewirausahaan, agribisnis, dan pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter dan kesungguhan dalam menjalani proses. Menurutnya, ketiga hal tersebut merupakan fondasi yang harus dimiliki setiap mahasiswa apabila ingin meraih keberhasilan di masa depan.

"Sukses itu gampang, caranya jujur, kerja keras, konsisten. Kalau itu dilakukan, insyaallah sukses akan datang," pesan Amran kepada mahasiswa.

Selain itu, Amran mengingatkan para mahasiswa baru agar tidak menyia-nyiakan kesempatan selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa masa perkuliahan merupakan tahapan pembelajaran sekaligus latihan sebelum mahasiswa memasuki kehidupan dan dunia kerja yang sesungguhnya.

"Anda saat ini sedang latihan. Kalau serius, sukses akan menjemput. Jangan sia-siakan waktu selama berada di kampus," pesannya.



Apresiasi atas kehadiran Menteri Pertanian disampaikan oleh Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, MA. Menurutnya, kehadiran Mentan memberikan pengalaman dan wawasan langsung kepada mahasiswa baru mengenai tantangan sekaligus peluang pengembangan sektor pertanian dan agribisnis.

"Kehadiran Pak Menteri hari ini memberikan motivasi yang sangat kuat kepada mahasiswa kita. Anak-anak kita harus memiliki mental untuk bekerja keras, jujur, konsisten dan berani mengambil peluang. Karena masa kuliah ini adalah masa latihan untuk mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan yang sesungguhnya," ujar Saidul Amin.

Pesan yang disampaikan Menteri Pertanian juga mendapat perhatian dari para peserta. Salah satunya Ghya Olivia Pratama, mahasiswa baru Program Studi [Farmasi] UMRI, yang mengaku memperoleh motivasi baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.

"Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendengar langsung pesan dari Pak Menteri. Pesannya sederhana, tetapi sangat mengena, bahwa kunci sukses itu jujur, kerja keras, dan konsisten. Ini menjadi pengingat bagi saya untuk memanfaatkan waktu kuliah dengan sebaik-baiknya dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada," ujar Ghya

Sebagai informasi, PKKMB merupakan agenda tahunan yang bertujuan membekali mahasiswa baru dengan pemahaman tentang kehidupan kampus, budaya akademik, serta nilai-nilai yang dijunjung universitas.