FKIP UMRI Persiapkan Calon Wisudawan Oktober 2026, Mahasiswa Diimbau Segera Selesaikan Administrasi Akademik

FKIP UMRI Persiapkan Calon Wisudawan Oktober 2026, Mahasiswa Diimbau Segera Selesaikan Administrasi Akademik

 

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persiapkan Calon Wisudawan Oktober 2026 melalui Pengisian KRS, Mahasiswa Diimbau Segera Menuntaskan Administrasi Akademik

PEKANBARU — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Riau melaksanakan program pengumuman dan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) bagi mahasiswa yang dipersiapkan mengikuti Wisuda Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan kesiapan administrasi akademik mahasiswa sebelum memasuki proses akhir menuju pelaksanaan wisuda.

Melalui pengumuman tersebut, mahasiswa calon wisudawan diimbau untuk memperhatikan jadwal serta ketentuan pengisian KRS yang telah ditetapkan oleh fakultas. Pengisian KRS diharapkan dapat dilakukan secara tepat waktu agar tidak terjadi kendala dalam proses administrasi dan penyelesaian studi.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dalam memberikan pelayanan akademik yang tertib, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mahasiswa diminta memastikan seluruh data akademik serta persyaratan yang berkaitan dengan proses menuju wisuda telah terpenuhi.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau, Assoc. Prof. Pratama Benny Herlandy, S.Pd., M.Pd.,, menyampaikan bahwa pengisian KRS merupakan salah satu tahapan yang perlu diperhatikan secara serius oleh mahasiswa yang akan mengikuti wisuda.

“Kami mengimbau seluruh mahasiswa calon wisudawan Oktober 2026 untuk mengikuti proses pengisian KRS sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan. Ketepatan dalam menyelesaikan administrasi akademik sangat penting agar seluruh tahapan menuju wisuda dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” ujar Pak Benny.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menunda proses administrasi dan selalu memperhatikan informasi resmi yang disampaikan oleh fakultas maupun program studi.

“Kami berharap mahasiswa dapat proaktif dalam memeriksa status akademiknya dan segera berkoordinasi dengan program studi apabila menemukan kendala. Dengan kerja sama antara mahasiswa, program studi, dan fakultas, proses persiapan menuju Wisuda Oktober 2026 dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan selanjutnya mengimbau seluruh mahasiswa calon wisudawan Oktober 2026 untuk terus mengikuti informasi resmi dari fakultas dan program studi. Mahasiswa juga diharapkan segera menyelesaikan setiap tahapan akademik dan administrasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dengan terlaksananya program pengisian KRS bagi calon wisudawan Oktober 2026, FKIP berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran proses akademik mahasiswa hingga tahap akhir penyelesaian studi dan pelaksanaan wisuda.

 

Prodi PVTE UMRI Rilis Rekap Mahasiswa Status Non-Aktif Periode 2019–2025 Guna Penataan Administrasi PDDikti

Prodi PVTE UMRI Rilis Rekap Mahasiswa Status Non-Aktif Periode 2019–2025 Guna Penataan Administrasi PDDikti

 

Prodi PVTE UMRI Rilis Rekap Mahasiswa Status Non-Aktif Periode 2019–2025 Guna Penataan Administrasi PDDikti

— Program Studi (Prodi) Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika (PVTE) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) secara resmi merilis pengumuman validasi dan rekapitulasi mahasiswa berstatus non-aktif untuk angkatan 2019 hingga 2025. Penataan ini dilakukan sebagai langkah proaktif dalam menjaga ketertiban pangkalan data akademik perguruan tinggi.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMRI, Assoc. Prof. Pratama Benny Herlandy, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa publikasi rekap status non-aktif ini bertujuan untuk memberikan kepastian administrasi bagi mahasiswa serta memastikan kelancaran sinkronisasi data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Pihak fakultas dan program studi memberikan ruang dan kesempatan bagi mahasiswa yang terdaftar dalam daftar non-aktif untuk segera mengurus penyesuaian status akademik, mengajukan cuti resmi, atau menyelesaikan proses administrasi studi yang tertunda.

"Penataan status akademik ini merupakan bentuk tanggung jawab akuntabilitas fakultas dan program studi. Kami mengimbau mahasiswa yang merasa berstatus non-aktif pada kurun waktu 2019 hingga 2025 untuk segera berkoordinasi dengan pihak fakultas dan sekretariat prodi guna menentukan keberlanjutan studi atau penyelesaian administrasi secara resmi," tegas Assoc. Prof. Pratama Benny Herlandy, S.Pd., M.Pd.

Langkah penataan dan klarifikasi status akademik ini disambut positif oleh civitas akademika dan mahasiswa aktif. Mereka menilai publikasi transparan ini sangat penting untuk menjaga ketaatan asas administrasi perkuliahan di lingkungan kampus.

Tingkatkan Akurasi Data Akademik, Prodi PVTE UMRI Gelar Program  Validasi Data Mahasiswa

Tingkatkan Akurasi Data Akademik, Prodi PVTE UMRI Gelar Program Validasi Data Mahasiswa

 Tingkatkan Akurasi Data Akademik, Prodi PVTE UMRI Gelar Program  Validasi Data Mahasiswa

PEKANBARU — Program Studi (Prodi) Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika (PVTE) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menerbitkan pengumuman penting mengenai pelaksanaan Program Validasi Data Mahasiswa. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memastikan ketertiban administrasi, akurasi pangkalan data pendidikan tinggi, serta kelancaran layanan akademik seluruh mahasiswa aktif.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau Assoc. Prof. Pratama Benny Herlandy, S.Pd., M.Pd menjelaskan bahwa proses pemutakhiran dan pemadanan data akademik ini sangat krusial guna menghindari kendala teknis pada sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), verifikasi ijazah, hingga proses pengajuan beasiswa."Proses validasi data ini merupakan komitmen prodi untuk menjaga akuntabilitas dan kualitas layanan akademik.

Kami mengimbau seluruh mahasiswa aktif PVTE UMRI untuk memeriksa serta memutakhirkan data diri masing- masing tepat waktu agar seluruh proses pengadministrasian studi, pelaporan PDDikti, dan penerbitan dokumen akademik dapat berjalan tanpa kendala," tegas Assoc. Prof. Pratama Benny Herlandy, S.Pd., M.Pd
Program validasi data ini mendapatkan respons positif dari para mahasiswa aktif PVTE UMRI. Mereka menilai langkah ini sangat bermanfaat untuk memastikan tidak ada kekeliruan data pribadi maupun nilai akademik yang terekam di sistem kampus.

PVTE UMRI.

Pihak program studi mengimbau seluruh mahasiswa PVTE UMRI untuk melengkapi dan melakukan verifikasi mandiri melalui portal akademik resmi kampus atau menghubungi bagian tata usaha prodi sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.

Prodi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika UMRI Resmi Umumkan  Hasil Seleksi PMB

Prodi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika UMRI Resmi Umumkan Hasil Seleksi PMB

 Prodi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika UMRI Resmi Umumkan Hasil Seleksi PMB


PEKANBARU — Program Studi (Prodi) Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika (PVTE) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) secara resmi mengumumkan hasil seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Pengumuman ini menjadi penanda lahirnya calon-calon pendidik dan praktisi vokasi di bidang teknik elektronika yang siap bersaing di era industri.

 Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau Assoc. Prof. Pratama Benny Herlandy, S.Pd., M.Pd "menyampaikan selamat kepada seluruh calon mahasiswa yang berhasil lulus tahapan seleksi ketat. Ia menegaskan bahwa prodi PVTE siap  memfasilitasi mahasiswa dengan kurikulum berbasis praktik, teknologi terkini, serta pembinaan kompetensi
terapan.


 
"Selamat bergabung kepada para calon mahasiswa baru yang dinyatakan lolos seleksi di Prodi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika UMRI. Kami berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga ahli dalam praktik keahlian teknik elektronika dan siap menjadi pendidik vokasi yang adaptif. Segera lakukan registrasi ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan," ujar Assoc. Prof. Pratama Benny Herlandy, S.Pd., M.Pd

Pelaksanaan seleksi PMB ini disambut antusias oleh para peserta yang telah mendaftar. Salah satu calon
mahasiswa baru yang berhasil lulus dalam seleksi tahun ini menyampaikan kesannya saat melihat pengumuman resmi tersebut.
Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus, tahapan selanjutnya adalah melakukan pendaftaran ulang
(registrasi) serta verifikasi berkas secara daring maupun luring di Kampus UMRI Pekanbaru sesuai dengan
prosedur yang tertera pada kanal resmi PMB UMRI.

Wamenlu RI Bekali Mahasiswa Baru UMRI dengan Wawasan Tantangan Global

Wamenlu RI Bekali Mahasiswa Baru UMRI dengan Wawasan Tantangan Global

 

Wamenlu RI Bekali Mahasiswa Baru UMRI dengan Wawasan Tantangan Global


Pekanbaru( 17/09/2026 ) — Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Muhammad Anis Matta, Lc., memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengenai berbagai tantangan global yang akan dihadapi generasi muda, baik selama menjalani pendidikan tinggi maupun ketika memasuki dunia kerja.

Pembekalan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMRI yang dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Anis Matta mengajak mahasiswa untuk menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan penting dalam mempersiapkan diri agar mampu berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Anis Matta menyampaikan bahwa mahasiswa yang memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari generasi yang akan memimpin Indonesia di masa depan. Oleh karena itu, kesempatan tersebut perlu disyukuri dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Biasanya orang-orang yang masuk perguruan tinggi mempunyai peluang yang sangat besar untuk pada suatu waktu menjadi elite dan pemimpin Indonesia. Jadi, anak-anakku sekarang perlu bersyukur,” ujar Anis Matta.

Ia juga mengingatkan mahasiswa bahwa setelah menyelesaikan pendidikan, mereka akan menghadapi berbagai perubahan dan tantangan dalam kehidupan, salah satunya di bidang ekonomi. Perubahan kondisi ekonomi global dapat memengaruhi ketersediaan lapangan pekerjaan serta kehidupan masyarakat secara luas.

Menurut Anis Matta, berbagai persoalan global seperti ketahanan pangan, energi, inflasi, dan perubahan ekonomi dunia memiliki keterkaitan yang dapat memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, generasi muda perlu memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami serta menghadapi perubahan tersebut.

Selain tantangan ekonomi, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga menjadi salah satu faktor yang akan membawa perubahan besar dalam dunia kerja. Perkembangan teknologi dapat mengubah jenis dan struktur pekerjaan sehingga membutuhkan keterampilan baru yang sesuai dengan perkembangan zaman.

“Teknologi baru sekarang ini akan berkembang terus-menerus, khususnya artificial intelligence, yang akan menyebabkan perubahan pasar kerja,” jelasnya.

Untuk menghadapi perubahan tersebut, Anis Matta mendorong mahasiswa agar membangun kebiasaan belajar secara berkelanjutan. Menurutnya, proses belajar tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai sumber pengetahuan dan teknologi yang tersedia.

“Saya akan katakan satu hal, Anda, semua yang Anda pelajari di kelas juga bisa didapatkan melalui AI atau pengetahuan yang lain,” katanya.



Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memiliki wawasan yang luas mengenai perkembangan politik dan konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia. Menurutnya, dinamika geopolitik global dapat memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang ekonomi dan sosial.

Sementara itu, Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, MA., menyampaikan bahwa kehadiran Anis Matta dalam kegiatan PKKMB diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada mahasiswa baru mengenai berbagai persoalan global.

Menurut Saidul Amin, pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga perlu membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan luas, karakter yang baik, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi berbagai perubahan di masa depan.

“Mahasiswa kita perlu memiliki wawasan yang luas dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan. Masa kuliah adalah kesempatan untuk memberikan kemampuan terbaik dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan yang sesungguhnya,” ujar Saidul Amin.

Melalui kegiatan pembekalan tersebut, mahasiswa baru UMRI diharapkan dapat memanfaatkan masa perkuliahan secara optimal untuk meningkatkan kompetensi akademik, membangun karakter, mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

Selain itu, mahasiswa diharapkan memiliki semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri sehingga mampu menghadapi berbagai perubahan serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.(Walida)



Menteri Pertanian Amran Sulaiman Hadiri PKKMB UMRI, Tekankan Kejujuran, Kerja Keras, dan Konsistensi sebagai Kunci Kesuksesan

Menteri Pertanian Amran Sulaiman Hadiri PKKMB UMRI, Tekankan Kejujuran, Kerja Keras, dan Konsistensi sebagai Kunci Kesuksesan

 Menteri Pertanian Amran Sulaiman Hadiri PKKMB UMRI, Tekankan Kejujuran, Kerja Keras, dan Konsistensi sebagai Kunci Kesuksesan


PEKANBARU (17/9/2026)– Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., hadir dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di [lokasi kegiatan] tersebut diikuti oleh 3.738 mahasiswa baru UMRI dari berbagai program studi.

Kehadiran Menteri Pertanian menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memperoleh wawasan sekaligus motivasi tentang kewirausahaan, agribisnis, dan pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter dan kesungguhan dalam menjalani proses. Menurutnya, ketiga hal tersebut merupakan fondasi yang harus dimiliki setiap mahasiswa apabila ingin meraih keberhasilan di masa depan.

"Sukses itu gampang, caranya jujur, kerja keras, konsisten. Kalau itu dilakukan, insyaallah sukses akan datang," pesan Amran kepada mahasiswa.

Selain itu, Amran mengingatkan para mahasiswa baru agar tidak menyia-nyiakan kesempatan selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa masa perkuliahan merupakan tahapan pembelajaran sekaligus latihan sebelum mahasiswa memasuki kehidupan dan dunia kerja yang sesungguhnya.

"Anda saat ini sedang latihan. Kalau serius, sukses akan menjemput. Jangan sia-siakan waktu selama berada di kampus," pesannya.



Apresiasi atas kehadiran Menteri Pertanian disampaikan oleh Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, MA. Menurutnya, kehadiran Mentan memberikan pengalaman dan wawasan langsung kepada mahasiswa baru mengenai tantangan sekaligus peluang pengembangan sektor pertanian dan agribisnis.

"Kehadiran Pak Menteri hari ini memberikan motivasi yang sangat kuat kepada mahasiswa kita. Anak-anak kita harus memiliki mental untuk bekerja keras, jujur, konsisten dan berani mengambil peluang. Karena masa kuliah ini adalah masa latihan untuk mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan yang sesungguhnya," ujar Saidul Amin.

Pesan yang disampaikan Menteri Pertanian juga mendapat perhatian dari para peserta. Salah satunya Ghya Olivia Pratama, mahasiswa baru Program Studi [Farmasi] UMRI, yang mengaku memperoleh motivasi baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.

"Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendengar langsung pesan dari Pak Menteri. Pesannya sederhana, tetapi sangat mengena, bahwa kunci sukses itu jujur, kerja keras, dan konsisten. Ini menjadi pengingat bagi saya untuk memanfaatkan waktu kuliah dengan sebaik-baiknya dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada," ujar Ghya

Sebagai informasi, PKKMB merupakan agenda tahunan yang bertujuan membekali mahasiswa baru dengan pemahaman tentang kehidupan kampus, budaya akademik, serta nilai-nilai yang dijunjung universitas.