Tim Mahasiswa Pendidikan IPA UMRI Tembus Pendanaan P2MW Kemendikbudristek 2023

Tim Mahasiswa Pendidikan IPA UMRI Tembus Pendanaan P2MW Kemendikbudristek 2023




Pekanbaru(20/07/23) — Tim mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Riau (FKIP UMRI), berhasil meraih pendanaan dari Program Pemberdayaan dan Pendanaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Tahun 2023, melalui proposal bisnis bertajuk "Palm Oil Based Lipstick", sebuah inovasi produk kosmetik berbahan dasar minyak kelapa sawit.   Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi program Kampus Merdeka dalam mendorong jiwa kewirausahaan mahasiswa, sekaligus mengangkat potensi sumber daya lokal Riau sebagai sentra perkebunan sawit terbesar di Indonesia menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Tim ini diketuai oleh Nono Triwijoyanto, dengan tiga anggota yakni Agus Wahyudi, Verlia Agustin, dan Rury Bunga Dahliati. Seluruh proses pengembangan ide hingga eksekusi bisnis didampingi oleh dosen pembimbing, Dr.AgusMinarti, M.Pd.
Tim dinyatakan lolos dan berhak menerima pendanaan P2MW untuk mengembangkan usaha rintisan produk lipstik berbahan dasar sawit, mulai dari riset formulasi, produksi, hingga strategi pemasaran.Pengumuman kelolosan pendanaan ini diterima pada tahun 2023, sebagaimana disampaikan melalui publikasi resmi program studi Pendidikan IPA FKIP UMRI. Program pengembangan usaha dijalankan di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Riau, dengan dukungan fasilitas pembimbingan dari dosen serta program studi Pendidikan IPA FKIP UMRI.
Pemilihan minyak kelapa sawit sebagai bahan dasar lipstik didasari oleh besarnya potensi komoditas sawit di Provinsi Riau yang selama ini lebih banyak diolah menjadi produk pangan dan energi, namun belum banyak dikembangkan ke arah industri kosmetik bernilai tambah tinggi.
Tim menyusun proposal bisnis secara matang, mulai dari riset bahan baku, uji formulasi produk, hingga perencanaan model bisnis, sebelum diajukan dan diseleksi secara nasional dalam program P2MW Kemendikbudristek 2023.

Ketua sangat bangga dengan ide yang mereka buat ia menyamoaikan: "Kami sangat bersyukur dan bangga proposal kami bisa lolos pendanaan P2MW ini. Ini bukan cuma soal dana, tapi juga validasi bahwa ide mahasiswa tentang produk lokal berbasis sawit punya peluang besar untuk dikembangkan jadi bisnis nyata. Semoga ke depan produk Palm Oil Based Lipstick ini bisa terus dikembangkan dan bermanfaat luas," ujar Nono Triwijoyanto, Ketua Tim.  Keberhasilan tim ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain di lingkungan UMRI untuk terus berinovasi dan berani mengambil bagian dalam program-program kewirausahaan mahasiswa yang difasilitasi pemerintah.


Load comments

0 Comments