PKKMB UMRI 2024 Bekali Mahasiswa Baru dengan Ilmu, Iman, dan Keterampilan

PPKMB UMRI 2024 Bekali Mahasiswa Baru dengan Ilmu, Iman, dan Keterampilan


Pekanbaru, (20/09/2024) — Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Dr. H. Saidul Amin, MA., menyambut kedatangan mahasiswa baru dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMRI tahun 2024. Dalam sambutannya, ia mengajak mahasiswa baru untuk mempersiapkan diri dengan mengembangkan potensi yang dapat menjadi bekal dalam menghadapi kehidupan akademik maupun dunia masyarakat.

Dr. H. Saidul Amin menekankan bahwa mahasiswa baru perlu mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, PKKMB menjadi tahap awal untuk mengenalkan sistem pembelajaran serta budaya akademik yang diterapkan di UMRI. Ia menjelaskan bahwa proses pendidikan di UMRI berupaya memadukan konsep triple H, yaitu head, heart, dan hand.

“Mahasiswa perlu membangun kemampuan berpikir melalui ilmu pengetahuan, membentuk hati dengan keimanan dan keyakinan kepada Allah SWT, serta mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan,” ujar Rektor UMRI di hadapan mahasiswa baru.

Ia menjelaskan bahwa kecerdasan intelektual perlu berjalan seimbang dengan nilai keimanan. Pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di bangku perkuliahan diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki nilai moral, ideologi, dan keyakinan yang kuat.

“Ilmu pengetahuan harus diiringi dengan iman. Dengan adanya keseimbangan antara ilmu dan iman, pengetahuan yang dimiliki mahasiswa dapat digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rektor UMRI mengingatkan para Dekan, Ketua Program Studi, serta dosen untuk memberikan pendampingan kepada mahasiswa dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Ia juga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris dan bahasa Arab, sebagai salah satu kompetensi yang penting di tengah perkembangan dunia yang semakin terbuka.

Menurutnya, penguasaan bahasa asing dapat membantu mahasiswa berkomunikasi dan beradaptasi ketika terjun ke masyarakat maupun memasuki dunia profesional. Kemampuan tersebut juga menjadi bagian dari konsep hand, yakni keterampilan yang perlu dimiliki mahasiswa sebagai bekal menghadapi masa depan.

Sementara itu, Pj. Gubernur Riau yang diwakili Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Faizal Ahmaddin, menyampaikan bahwa mahasiswa baru perlu mempersiapkan sejumlah kemampuan penting untuk menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Ia menyebut tiga kemampuan yang perlu diperhatikan mahasiswa, yaitu kemampuan komunikasi, spiritual, dan kuantitatif. Ketiga kemampuan tersebut dinilai penting agar mahasiswa mampu mengikuti perkembangan zaman sekaligus menggunakan teknologi secara bijak dan memberikan dampak positif.

“Mahasiswa UMRI diharapkan dapat semakin dekat dengan perkembangan teknologi, tetap memiliki pola pikir positif, serta mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat,” ungkapnya.

Ketua Panitia PKKMB UMRI 2024, Dr. Jupendri, M.I.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan PKKMB berlangsung selama tiga hari. Selama kegiatan, mahasiswa baru akan mendapatkan berbagai informasi mengenai kehidupan perkuliahan, lingkungan kampus, serta perkembangan Universitas Muhammadiyah Riau.

Selain pengenalan akademik dan lingkungan kampus, mahasiswa baru juga mendapatkan kesempatan memperoleh wawasan dari berbagai tokoh dan narasumber. Materi dalam kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Mufti Negeri Perlis Malaysia, Wakil Rektor Fatoni University Thailand, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Ketua PP Muhammadiyah, Ustaz Adi Hidayat, Kapolda Riau, Ketua Umum DPP IMM, Sekretaris Jenderal PP Pemuda Muhammadiyah, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), serta sejumlah pemateri dari lingkungan internal UMRI.

Melalui pelaksanaan PKKMB 2024, UMRI berupaya memberikan pembekalan awal kepada mahasiswa baru agar lebih siap menjalani proses pendidikan tinggi. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun karakter mahasiswa yang berilmu, beriman, memiliki keterampilan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan masyarakat dan teknologi.

Load comments

0 Comments