Mahasiswa Umri Pasang 32 "Mata Elektronik" di Masjid Agung Ar-Rahman, Belajar Langsung dari Teknisi CCTV Pekanbaru
Pekanbaru 6 April 2024– Mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika (PVTE), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Yogi Saputra, menuntaskan program magang industri dengan mempelajari langsung instalasi CCTV analog tipe bullet di PT Tekun Jaya Securindo, Pekanbaru.
Magang berlangsung selama 40 hari kerja, sejak 28 Februari hingga 6 April 2024, di kantor cabang Jalan Soekarno Hatta No. 123, Labuh Baru. Yogi bekerja Senin sampai Sabtu, pukul 08.00–17.00 WIB, didampingi para teknisi dan supervisor perusahaan.
PT Tekun Jaya Securindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, GPS mapping, dan sistem keamanan (security system). Perusahaan yang berdiri sejak 2009 ini melayani jasa servis serta penjualan perangkat CCTV, secara grosir maupun eceran.
Selama magang, Yogi terlibat dalam berbagai pekerjaan lapangan. Ia menangani servis CCTV, seperti mengganti DVR, mengatur hardisk, dan mengganti power supply. Ia juga ikut memasang CCTV nirkabel, CCTV analog, CCTV digital, hingga alarm interkom berbasis kamera. Pekerjaan terbesar yang ia ikuti adalah pemasangan 32 titik CCTV di Masjid Agung Ar-Rahman, yang mencakup area teras, lahan parkir, bagian dalam masjid, dan ruang bawah tanah (basement).
Dalam laporannya, Yogi menjelaskan bahwa CCTV analog tipe bullet dipilih karena pemasangannya relatif mudah, konfigurasinya sederhana, dan tidak bergantung pada jaringan internet. Kamera berbentuk tabung ini juga cocok untuk area dalam maupun luar ruangan. Proses instalasinya meliputi penentuan titik dan area pantauan, penarikan kabel koaksial RG-59, pemasangan konektor BNC, pemasangan hardisk ke perekam video digital (DVR), penyambungan power supply 12 volt, hingga pengaturan tampilan pada monitor.
Yogi menekankan bahwa penempatan kamera menjadi hal terpenting. Selain itu, kabel dan konektor perlu dipasang dengan rapi agar sistem bekerja optimal. Ia juga menyarankan pemeriksaan komponen secara berkala dan penyediaan CCTV cadangan.
"Awalnya saya hanya tahu CCTV dari teori. Setelah terjun langsung, ternyata banyak hal teknis yang baru terasa di lapangan, mulai dari menarik kabel, memasang konektor, sampai menentukan sudut kamera. Pengalaman ini membuat saya lebih percaya diri menghadapi dunia kerja," ujar Yogi Saputra.
Melalui kegiatan ini, Umri berharap kerja sama dengan dunia industri terus terjalin agar mahasiswa memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.


0 Comments